image

Mengamati : Kehidupan Yang Selalu Berotasi


Posted : | 2017/08/19

Saya melihat sendiri rotasi kehidupan itu benar-benar ada. Kehidupan selalu berputar bagaikan roda yang berjalan, dan manusia berada diantara ban karet. Terkadang dia berada di atas dan terkadang dia harus di bawah.

Apa arti dari semuanya itu?

Semuanya itu tak lain karena kuasa Sang Maha Kuasa. Dia selalu mengingatkan hambanya yang mulai lengah dan Dia menguatkan hati hambanya yang mulai lemah. Semuanya terbungkus rapi dalam bingkai kehidupan.

Masalah yang datang bukanlah serangan yang dapat menghancurkanmu, dia hanya menguji seberapa kuatnya dirimu. Harta berlimpah yang kau dapatkan juga bukan sebuah hadiah yang dapat kau gunakan semau egomu, tapi dialah yang diam-diam dapat menyesatkanmu.

Hidup tanpa masalah hatimu akan semakin terbang tinggi, apalagi hidupmu bergelimang harta, bisa jadi kau akan lupa segalanya.

Jalan yang lurus itu terkadang harus berbelok bahkan berbalik arah tanpa kau prediksi sebelumnya. Kau hanya perlu bersyukur dan bersabar hingga jalan itu kembali kau temukan.

Mungkin kau akan menemukan jalan baru untuk mencapai tujuan itu. Kau harus bersabar dan sedikit demi sedikit melupakan jalan waktu itu.

Terkadang kau harus mengingat jalan itu, tapi akan tidak bijak jika kau terus berlarut-larut menyesali yang telah terjadi.

Kau harus kuat, tak berarti keras. Kau harus lembut, tak berarti lemah. Kau harus ikhlaskan semuanya demi masa depan yang lebih cerah. Akan tidak bijak jika kau terus mengeluh, menangis, meratapi semua yang telah terjadi

Kau harus kuat
Kau pasti bisa
Kau kuat
Kau bisa

Kau tau bahwa rotasi kehidupan akan selalu berputar.

Ditulis oleh : Much. Nasih Amin
Pada : Sabtu, 19 Agustus 2017
Pukul : 18.26

[...]
image

Mengeluh : Rumput Tetangga Lebih Hijau


Posted : | 2017/08/18

Seringkali saya terpesona dengan orang lain, ntah itu kecerdasannya, pengetahuannya, atau apa saja yang dimilikinya. Itulah yang dinamakan Rumput Tetangga lebih hijau.

Saya terlalu fokus melihat apa yang telah dicapai oleh orang lain sehingga saya lupa apa yang telah saya dapatkan. Inilah penyebab rumput tetangga terlihat lebih hijau.

Sejauh mata saya memandang semakin saya lupa keadaan, saya lupa diri saya sendiri dan saya lupa sebenarnya saya lebih beruntung daripada yang telah mereka dapatkan. Inilah akibatnya.

Rumput tetangga tidak lebih baik daripada yang saya miliki, paling tidak setara dengan yang saya miliki, tapi saya cenderung tidak percaya bahkan galau ketika melihatnya.

Ternyata semua yang saya anggap lebih hijau, lebih subur, lebih enak dilihat hanyalah bayangan semu. Ketika saya mendapatkan semuanya itu saya merindukan apa yang saya miliki waktu itu.

Iri ternyata tidak membuat saya lebih hebat, tapi justru membuat saya lemah dan tak berdaya. Iri membuat setiap langkah saya dipenuhi dengan kegalauan yang berkelanjutan dan akhirnya membuat saya kehilangan semuanya.

Rumput tetangga ternyata tidak lebih enak dirasakan bahkan terasa pahit ketika dirasakan. Namun semuanya telah terjadi dan apa yang saya miliki waktu itu tak mungkin kembali.

Rumput tetangga lebih hijau, siapa yang bilang?

Tak ada yang pernah mengatakannya kecuali bisikan-bisikan halus yang akan menyesatkan. Dan semuanya itu tidak akan pernah saya sadari sebelum saya merasakannya.

Dan sekarang saya sadar bahwa rumput tetangga tak hijau, kehijauan itu hanyalah fatamorgana dunia yang penuh dengan tipu muslihat. Saya sangat bersyukur, saya punya segalanya walaupun semua itu hanyalah titipan dari Sang Maha Pencipta alam jagat raya.

Inilah kutipan cerita rumput tetangga.

Semoga menginspirasi kehidupan anda untuk lebih baik dan selalu bersyukur untuk semua yang telah anda dapatkan :)

Ditulis oleh : Much. Nasih Amin
Pada : 18 Agustus 2017
Pukul : 19.21 WIB

[...]
image

Merdeka : Kata Yang Tidak Asing


Posted : | 2017/08/16

Merdeka??? Saya bertanya-tanya.

Kamu bilang saya merdeka??? Saya masih kurang percaya.

Bagi saya merdeka belum pantas menjadi penghargaan buat saya. Merdeka adalah bebas, tapi bukan untuk membebaskan diri. Merdeka itu perjuangan yang terus berkelanjutan, bukan berhenti dan berdiam diri.

Kamu kata merdeka???

Siapa yang merdeka???

Tentang merdeka saya belum bisa mendefinisikannya, dia transparan tapi tak kelihatan.

Merdeka apa definisi merdeka??? Saya terus bertanya-tanya.

Saya tidak tahu apakah merdeka itu bahagia dengan kemeriahannya? Saya benar-benar tidak tahu, budayalah yang selalu menjawab semua pertanyaan dalam pikiran saya, bahkan tidak sedikit orang yang menganggap budaya sebagai definisi merdeka itu sendiri.

Merdeka apakah saya sudah merdeka?? Saya katakan "saya belum merdeka". Saya masih banyak mengemban tugas yang tersampaikan dengan tersirat. Ya saya katakan "saya belum merdeka" karena saya belum mampu melakukannya.

Apakah Indonesia Sudah Merdeka???

Ya.. Indonesia Sudah Merdeka Sejak 17 Agustus 1945. Tapi saya tidak yakin Individunya juga menyandang gelar merdeka.

Hmm saya benar-benar tidak tahu tentang hal itu, saya hanya mencoba mengamati, mengira, dan mendefinisikannya.

Apakah Indonesia Merdeka? Merdeka semoga merdeka.

[...]
CB