image

Ternyata 3 Tahun Bukan Waktu yang Lama


Posted : | 2026/07/28

Tak terasa ternyata tulisan terakhir sebelum tulisan ini sudah terposting 3 tahun lebih lamanya. Waktu begitu terasa cepat namun banyak hal yang sudah di dapat. Usia pernikahan saya juga sudah berjalan tahun ke empat, anak juga sudah hampir 3 tahun. 

Blog ini saya buat saat itu ketika saya masih kuliah, yang tujuan awalnya adalah untuk media curhat dan ternyata masih bertahan sampai saat ini meskipun kadang 3 tahun baru bisa posting curhatan baru. Tapi siapa sangka blog yang sederhana ini menjadi saksi bisu dari awal perjuangan meniti karir di dunia online.

Blog ini adalah awal perjalanan menata sebuah puzzle yang sangat rumit. Perjalanannya mulai dari menjadi konten writer blogger yang menulis setiap hari, apapun itu tulisannya. Dilanjutkan dengan konten kreator yang membuat video setiap hari sekalipun tak ada yang menonton. 

Dan puncaknya ada di internet marketing yang menghasilkan pundi2 rupiah dan menjadi titik balik hidup yang lebih mapan. Namun ternyata perjalanan tak semulus itu. Selama 3 tahun menjalani bisnis online memang hasilnya bisa buat bayar rumah, buat nikah, dsb. 

Tapi ternyata ujian datang, tepat setelah menikah. Usaha yang sudah berjalan mulai terombang ambing, dari yang sebelumnya lancar segalanya menjadi terasa susah semuanya, hingga berjalan hampir 4 tahun usia pernikahan sepertinya memang alam semesta belum mengizinkan saya untuk bangkit.

Mulai dari meniti karir menjadi affiliator tiktok & shopee, menjadi konten kreator tiktok, sampai masuk ke financial market dengan sisa modal yang ada. Entah kenapa ada saja kendalanya, seakan-akan alam semesta memang sedang menguji. 

Perjalanan perjuangan selama hampir 4 tahun dimulai dengan sisa modal cash 20jt. Saya ingat betul waktu itu 3 bulan sebelum ramadhan saya coba bangun toko online, dan sukses 3 bulan sudah berjalan dan sesuai target. Namun naasnya taget bulan ramadhan cuan besar justru supplier hanya memberi 20 lusin stok yang jumlah itu hanya untuk stok seminggu di hari biasa. 

Sedangkan ramadhan tentu minimal 5x lipat stok yang harus tersedia. Itupun selama ramadhan hanya dapat 20 lusin stok yang awalnya dijanjikan mau menyediakan stok sewaktu baru mulai membangun toko. Dan ini bukan hal yang normal karena waktu itu saya sedang di supplier lain, sedangkan supplier yang saya terima ajakan kerja samanya adalah supplier yang meminta sendiri karena waktu itu ketemu di supplier lama saya. 

Kemudian karena modal habis saya coba peruntungan live tiktok affiliate, yang saya lakukan setiap hari dan polanya sama, saya coba 1-2 bulan sebelum ramadhan. Sudah berjalan dan tiap hari menghasilkan walaupun belum banyak. Tapi entah kenapa saat memasuki bulan ramadhan tiba2 saja penonton meledak tapi tidak ada yang beli dan saya lakukan hampir tiap hari dan akhirnya saya memutuskan untuk stop live lanjut fokus ngonten. 

Menjadi affliliator video tiktok tidak sebentar, saya jalani selama 6 bulan. Prosedur menjadi affiliator sudah dijalankan mulai dari membeli alat ngonten, membeli sample, dan membuat video affiliate setiap hari selama 6 bulan tidak berhenti. Tetapi ternyata 6 bulan berjalan belum membuahkan hasil yang sepadan. 

Beralih menjadi konten kreator tiktok yang fokus membangun personal branding. Tujuannya adalah keranjang kuning juga. Saya jalani selama 1-2 bulan. Gak butuh waktu lama buat membangun akun ini karena dari awal bikin konten sudah auto fyp dan semua konten fyp bahkan sampe ratusan ribu. 

Tapi bulan ke 3 entah kenapa dapet gebrakan lagi. 3 akun yang saya jadikan andalan semuanya tumbang. Akun affliliator shopee yang kena blokir, keranjang kuning akun tikok yang kebaned permanen, dan google adsense dismon. 3 akun itu tumbang dalam jarak waktu yang hampir bersamaan hanya selang hari saja. 

Dari situ saya mencoba peruntungan di financial market. Masuk ke pasar saham di bulan januari 2026 saat semua sedang hype, dan akhir januari kena gebuk market saat baru top up banyak dan portofolio mines 50%. Bulan februari maret mulai recovery. Bulan april kena gebuk lagi sampai bulan mei. Porto merah lagi. 

Bulan juni saya mulai stop trade di saham mencoba peruntungan di market komoditas & crypto. Dan market ini yang bikin saya jatuh cinta. Sebuah market yang permainannya sportif. Di maket ini saya bisa memanfaatkan sisa modal yang sangat mini untuk menghasilkan cuan yang lumayan. 

Awalnya tetep mc 3 kali, dan sekarang sudah mulai paham cara mainnya dan sudah mulai cuan dan semoga bisa konsisten. Di market ini kekalahan terbesar hanya akan terjadi jika kita tidak bisa mengendalikan emosi. Jadi disini saya tidak hanya belajar tentang cara trading di market, melainkan juga belajar tentang kehidupan.

Disini saya belajar banyak hal dan banyak hal yang membuat saya berpikir dan intropeksi diri. Disini juga membuat hidup saya banyak berubah tanpa harus mendengarkan ceramah, atau harus diingatkan orang lain. Disinilah tempat belajar paling mengesankan dan langsung mengena. 

Bukan karena ada gurunya yang selalu memberikan wejangan, tapi disini memang tempat untuk belajar dari kejamnya market. Disini tempat dimana orang yang bukan siapa2 bisa punya segalanya dan orang yang kaya raya jadi kurang segalanya. 


~Munasam

[...]
image
image

Bangkit dan Hadapi Tantangan: Motivasi Menuju Pribadi yang Lebih Baik


Posted : | 2023/03/02

Motivasi hidup

Terkadang dalam hidup, kita mengalami masa-masa sulit yang membuat kita merasa sedih, kecewa, bahkan putus asa. Namun, di saat seperti itu, penting untuk mengingat bahwa kita memiliki kekuatan untuk bangkit kembali dan menghadapi tantangan hidup.

Kita harus ingat bahwa kesulitan adalah bagian dari hidup. Tidak ada orang yang bisa melaju ke depan tanpa mengalami rintangan. Namun, rintangan yang kita hadapi tidak harus menghentikan kita. Sebaliknya, kita harus menggunakan pengalaman tersebut untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Ketika kita merasa sedih atau putus asa, kita perlu mengingat bahwa kekuatan sejati datang dari dalam diri kita sendiri. Kita memiliki kemampuan untuk mengatasi kesulitan dan memperbaiki keadaan kita. Namun, hal ini membutuhkan tekad dan ketekunan yang kuat.

Kita juga perlu mengingat bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan bakat yang berbeda-beda. Kita tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain atau merasa rendah diri karena kekurangan yang kita miliki. Sebaliknya, kita harus fokus pada kelebihan yang kita miliki dan menggunakan kekuatan tersebut untuk mencapai tujuan kita.

Selain itu, penting untuk memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin kita capai dalam hidup. Kita harus memiliki tujuan yang jelas dan fokus pada perjalanan menuju tujuan tersebut. Meskipun perjalanan tersebut mungkin terlihat sulit, jika kita tetap fokus dan tekun, kita akan mencapai tujuan kita pada akhirnya.

Jangan lupa juga untuk selalu bersyukur atas apa yang kita miliki dalam hidup. Terkadang, kita terlalu fokus pada apa yang belum kita miliki sehingga kita lupa untuk bersyukur atas apa yang sudah kita dapatkan. Dengan bersyukur, kita akan menjadi lebih positif dan lebih mampu mengatasi tantangan hidup.

Terakhir, ingatlah bahwa hidup ini singkat dan berharga. Kita tidak tahu kapan akhir hidup kita akan tiba, oleh karena itu, kita harus membuat setiap hari berarti dan mencoba untuk memberikan dampak positif bagi orang lain.

Jadi, jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan hidup. Gunakan kekuatan dan kelebihan yang ada dalam diri kita untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Miliki visi yang jelas tentang apa yang ingin kita capai dan bersyukur atas apa yang sudah kita miliki dalam hidup. Ingatlah bahwa hidup ini singkat, jadi jangan sia-siakan waktu kita dan berikan dampak positif bagi orang lain.

[...]
image

Jika Yakin, Lakukanlah. Meskipun Orang Lain Mencaci dan Memaki


Posted : | 2022/10/13

Setiap orang mempunyai rencana sendiri, satu dengan lainnya tentu akan berbeda. Si A mempunyai rencana ini dan Si B memiliki rencana itu. Terkadang satu sama lain bisa saling melengkapi, tetapi tak sedikit pula yang saling berseberangan. 

Suatu rencana yang sudah dipikir secara matang eloknya segera diaktualisasikan karena semakin banyak berpikir semakin banyak pula keraguan. Semakin banyak masukan bisa semakin matang tetapi jika salah tempat curhatan bisa menjadi ancaman kehancuran dari sebuah harapan. 

Suatu ketika saya mempunyai rencana usaha kecil-kecilan. Semua itu berawal dari ide-ide rancangan membuat step by step usaha dari a sampai z. Begitu rencana itu sudah matang, saya menawarkan kepada 3 orang teman (sebutlah si a si b dan si c) untuk mengumpulkan modal 100rb/ orang saja untuk memulai usaha itu. 

Penawaran itu saya ajukan karena saya sangat yakin dalam waktu yang singkat akan membuahkan hasil, karena dalam percobaan saya menemukan sebuah peluang dan progress yang bagus. 

Tapi tahukah Anda? Ternyata dari ke 3 teman saya itu tidak ada yang merespon dan acuh dengan penawaran tersebut. 

Karena saya sudah mempunyai riset yang cukup, maka saya menjalankan usaha tersebut dengan tekun. 

Selang beberapa bulan dari awal mulai usaha, yang sebelumnya saya mulai dengan tanpa modal, akhirnya terkumpul modal dan mulai menyetok barang sendiri. 

Mereka yang melihat perkembangan itu hanya bisa angkat topi dan terheran-heran melihat kemajuan usaha saya. Di saat itu saya masih menawarkan penawaran yang sama. Tetapi mereka belum menunjukkan antusiasnya untuk ikut memulai usaha ini. 

Setahun berjalan ternyata usaha saya semakin berkembang pesat tahun pertama di rumah saya sudah ramai orang berlalu lalang mengantarkan barang dan membeli barang. Si A yang melihat perkembangan itu semakin terpana, saya sudah tidak lagi menawarkan kerja sama seperti di awal, tetapi ruang belajar masih saya buka lebar-lebar. Si A mulai tergiur tetapi belum memperlihatkan keniatan untuk belajar, bahkan si b dan si c justru tidak ada lagi kabarnya karena sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.

Tahun kedua usaha saya semakin berkembang pesat, karena mendapatkan partner dalam usaha (sebutlah si D). Si D ini sangat semangat untuk belajar usaha dan pantang menyerah. Pada pertengahan tahun kedua ada teman lain (sebutlah si E) yang ingin belajar usaha, datang ke rumah saya dan berdiskusi tentang usaha yang akan dimulainya.

Pada dasarnya si E adalah orang yang tekun dan telaten dalam segala hal yang sedang ditekuni. 

Pada akhir tahun kedua, usaha saya yang disokong partner dengan modal 20jt mendapatkan keuntungan ratusan juta dalam setahun. 

Dan saya mendapat kabar, si E yang baru 6 bulan berjalan sudah mendapatkan laba bersih lebih dari 70jt.

Berbeda dengan si A, dia yang mengabaikan peluang hingga sampai saat tulisan ini dibuat hanya bisa melongo saat saya menceritakan hasil usaha saya selama setahun terakhir dan lebih melongo lagi mendengar kabar bahwa si E yang baru 6 bulan berjalan sudah mendapatkan hasil puluhan juta. 

- Ada juga cerita menarik yang masih berkaitan dengan cerita ini. 

3 tahun sebelumnya, saya pernah mempunyai ide usaha lain yang menurut saya sangat prospek untuk dijalankan. Setiap hari saya belajar untuk mendalami usaha tersebut. 

Beberapa kali saya menceritakan ide tersebut dengan si A (orang yang sama dengan cerita di atas). Tetapi respon si A ini sangat tidak mengenakkan karena menyepelekan apa yang saya anggap bernilai. 

Karena si A selalu melihat saya setiap hari melakukan pekerjaan yang ia anggap tidak prospek, suatu ketika dia mengatakan kalau usaha itu halu. Bahkan pernyataan itu membuat saya menangis. Tak habis pikir orang yang sedekat itu dengan saya bahkan saya anggap sahabat justru mengejek saya secara terang-terangan, tentu sangat sakit mendengar pernyataan itu. 

Waalupun begitu saya tetap menjalani usaha itu hingga 3 tahun sekalipun belum membuahkan hasil. Tahun terakhir sebelum saya beralih ke usaha yang lain proses 3 tahun sudah mulai membuahkan hasil sekalipun belum sesuai harapan. Dari hasil itu setidaknya beberapa kali cukup untuk membiayai administrasi kuliah. 

Si A yang tadinya meremehkan jadi lebih menghargai walaupun belum sepenuhnya menghargai. Hingga pada usaha yang sekaranglah si A baru mengakui kalau saya hebat karena bisa berjuang dari nol, hingga mendapatkan hasil yang luar biasa menurutnya. 

Usaha yang sekarang tentu tidak akan berkembang pesat jika tidak pernah merasakan perjuangan selama 3 tahun yang tak membuahkan hasil, karena ternyata ilmu yang didapatkan selama 3 tahun itulah yang sangat menjadi penunjang berjalannya usaha yang sekarang. 

-----

Dari cerita ini kita bisa menyimpulkan bahwa apapun usahanya jika dilakukan dengan tekun maka akan membuahkan hasil yang maksimal. Peluang terkadang menghampiri kita, tetapi terkadang kita tidak menyadarinya, sadar-sadar peluang itu sudah diambil orang. Peluang bisa kita manfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang cepat dan maksimal. 

Caci maki orang lain terkadang justru membuat kita semakin kuat dan berani menghadapi segala tantangan dan rintangan dalam meraih kesuksesan. 

Kita tidak akan bisa sukses hanya dengan mencaci dan memaki tanpa beraksi. 

----

Semoga tulisan ini bisa membuka mata Anda untuk semangat menggapai cita-cita dan harapan mulia. 

~Munasam
[...]
CB