image
image

Di Balik Tetesan Air Hujan


Posted : | 2016/09/27

Hujan
http://artimimpi-az.com
Hujan membuatku merasakan apa yang pernah aku rasakan pada masa lalu. Setiap kali hujan turun aku selalu terbayang akan masa lalu yang sempat kulupakan. Perasaan yang tenang namun terkadang menyedihkan. Perasaan yang tidak bisa kujelaskan dengan kata-kata.
Hujan pernah menjadi alasan sebuah keselamatan untuk diriku. Di saat aku melakukan sesuatu yang sebenarnya tak baik untukku, di saat itu hujan menghentikanku. Aku berhenti dalam keterlambatan karena hujan. Aku mencoba terus berjalan, namun hujan tetap tak mengizinkan.

Hujan terkadang menjadi sebuah cobaan tersendiri ketika aku sedang berjuang. Aku merasakan keengganan ketika aku dihadang hujan, padahal aku sedang berjuang. Hujan menghalangiku di tengah jalan, aku tetap tak memperdulikan. Perjuangan tetap perjuangan, hujan tak bisa serta merta menghentikanku begitu saja. Aku tau bahwa hujan adalah rahmat Tuhan.

Aku masih terbayang-bayang oleh maksud dari kata agar fokus. Kata-kata yang simpel tapi membuatku sakit hati. Kata-kata itu benar-benar membuatku bak daun kering kerontang. Kata-kata yang tak bermakna namun membuatku jatuh dan susah untuk bangun.

Aku masih tak habis pikir. Ketika aku mulai merasakan kenyamanan, di situ pulalah aku mulai merasakan kehampaan, kegalauan, bahkan kesakitan tanpa sebab. Ah.. aku tak dapat menahan rasa sakit yang mendalam ini. Semoga Tuhan melindungi.

Terkadang aku bertanya-tanya dalam hati siapakah gerangan yang peduli dengan nasibku ketika aku merasakan kesedihan. Hatiku yang lain menjawab hanyalah Tuhan yang selalu tau dan mengerti perasaanmu.

Terkadang aku berfikir seharusnya aku adalah orang yang selalu bahagia, karena semua orang tak tau dan mungkin tak ingin tau tentang kesedihanku. Bahkan kesedihanku dijadikan sebagai bahan hinaan oleh sebagian orang. Seperti itulah kehidupan di kala hujan datang.

*AwingSafi